Dermaga Tiga
Sebelum Keberangkatan
tubuhmu mengarak anak ombak
meniti beburit, melempar tampar jangkar hingga ceruk
terdalam tempat kau aku ceburkan resah yang membiak
Wahyaning wahyu tumelung, tulus tan kena tinegor (wirid hidayat jati, R.Ng. Ronggowarsito)
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Sunday, August 15, 2021
Thursday, August 12, 2021
Puisi-Puisi L.K. Ara
SINAR
Tuhan
Aku perlu matahari
Sinar yang kau hamparkan
Bagi umat semesta
Tapi aku perlu juga
Sinar mata kekasih
Sinar mata yang menggorek dosa
Tuhan
Aku perlu matahari
Sinar yang kau hamparkan
Bagi umat semesta
Tapi aku perlu juga
Sinar mata kekasih
Sinar mata yang menggorek dosa
Tuesday, July 27, 2021
Puisi-Puisi Indrian Koto
suarakarya-online.com
Jika
Jika hidup hanya melayari
kesakitan demi kesakitan
adakah sungguhsungguh
apa yang dijanjikan kitabkitab
tentang indah dan bahagia?
Jika
Jika hidup hanya melayari
kesakitan demi kesakitan
adakah sungguhsungguh
apa yang dijanjikan kitabkitab
tentang indah dan bahagia?
Friday, July 23, 2021
Puisi-Puisi Evi Idawati
suarakarya-online.com
DI BAITURAHMAN
Tunduk keningku digerbang yang tertutup pagar
Gelandangan dan pengemis menadah waktu
Aku terisak diserambi lantaimu
Mengintip mihrab ruang sujud dan tawajuh
Jubah kebesaran seorang imam
DI BAITURAHMAN
Tunduk keningku digerbang yang tertutup pagar
Gelandangan dan pengemis menadah waktu
Aku terisak diserambi lantaimu
Mengintip mihrab ruang sujud dan tawajuh
Jubah kebesaran seorang imam
Puisi-Puisi Evi Idawati
SONG OF THE WIND
Alam yang berkabar tentang bencana
Tak terdengar oleh telinga manusia
Sekawanan burung camar terbang berarak menghindar
“Larilah ke bukit-bukit! Ke gunung!
Akan datang bencana menenggelamkan Aceh Raya!”
Alam yang berkabar tentang bencana
Tak terdengar oleh telinga manusia
Sekawanan burung camar terbang berarak menghindar
“Larilah ke bukit-bukit! Ke gunung!
Akan datang bencana menenggelamkan Aceh Raya!”
Thursday, July 22, 2021
Puisi-Puisi M. Faizi
m-faizi.blogspot.com
Lembar-Lembar Cahaya
Lembar cahaya
dibuka satu demi satu
menyibak rahasia
ke rahasia berikutnya
Lembar-Lembar Cahaya
Lembar cahaya
dibuka satu demi satu
menyibak rahasia
ke rahasia berikutnya
Friday, June 25, 2021
Puisi-Puisi A. Muttaqin
jawapos.com
Benih
Beri kami langit yang sederhana
udara yang sederhana
dan hujan yang sederhana.
Kami ingin semua tetap sederhana
sesederhana Adam dan Hawa
saat turun dari Sorga.
Benih
Beri kami langit yang sederhana
udara yang sederhana
dan hujan yang sederhana.
Kami ingin semua tetap sederhana
sesederhana Adam dan Hawa
saat turun dari Sorga.
Puisi-Puisi Mahmud Jauhari Ali dan Fajar Alayubi
Kasidah Cinta
Fajar Alayubi
Ini pagi yang indah, saat yang tepat buat ku mengganti langit-langit kamarku yang penuh dengan lukisan air dan debu-debu. Ini hari bagi musim semi kita, dan kan kupindai hari ini seperti kupu-kupu yang mencium punggungmu -yang belum pernah kulihat sebelumnya.
Fajar Alayubi
Ini pagi yang indah, saat yang tepat buat ku mengganti langit-langit kamarku yang penuh dengan lukisan air dan debu-debu. Ini hari bagi musim semi kita, dan kan kupindai hari ini seperti kupu-kupu yang mencium punggungmu -yang belum pernah kulihat sebelumnya.
Tuesday, June 15, 2021
Puisi-Puisi Rusydi Zamzami
arsippenyairmadura.com, 19 Mar 2017
SEBELAH MATA
Seseorang sedang berdiri di tepi rel, ragu-ragu menunggu dengan sayup gemetar, melapangkan diri di antara derak kaki kereta. Ia bertahun mengukur jalan yang tanpa alamat, tanpa roti, tanpa arak; menghapus namanya dari mata manusia, dari pahit bahasa mereka. Ia senyapkan hatinya di pohonan, tiang listrik, grafiti dan tulisan lusuh di tembok, rumah bordil, gedung sekolah, pertokoan. Ia patahkan niatnya untuk hidup bahagia di masadatang, tersebab cintanya melulu bertepuk sebelah harapan.
SEBELAH MATA
Seseorang sedang berdiri di tepi rel, ragu-ragu menunggu dengan sayup gemetar, melapangkan diri di antara derak kaki kereta. Ia bertahun mengukur jalan yang tanpa alamat, tanpa roti, tanpa arak; menghapus namanya dari mata manusia, dari pahit bahasa mereka. Ia senyapkan hatinya di pohonan, tiang listrik, grafiti dan tulisan lusuh di tembok, rumah bordil, gedung sekolah, pertokoan. Ia patahkan niatnya untuk hidup bahagia di masadatang, tersebab cintanya melulu bertepuk sebelah harapan.
Puisi-Puisi A'yat Khalili
arsippenyairmadura.com, 14 Mar 2017
PEMBISIK MUSIMsetelah langit pudar dengan jejak pulang yang kulewati
membekas tanda dalam gurat telapak yang lamat-lenyap
gemuruh musim masih menantimu sebagai peladang ulung
yang melukis nasib ribuan bibit dari mimpi sunyi. kucium
nafas dan rahasia birahi yang mengaburkan angin
pada pucuk bebunga berkisar kawin di ujung waktu.
Monday, May 31, 2021
Puisi-Puisi Landung Rusyanto Simatupang
KATANYA IA
Katanya ia pernah menyusup Merah dan merah ia kelupas jadi cokelat, putih, kuning, dan beberapa golongan minoritas warna lainnya. Konon ia pernah masuk Hijau dan hijau ia sayat-sayat hingga jadi birunya hijau, kuningnya hijau, putihnya hijau, bahkan cokelatnya hijau, bahkan juga hitampekatnya hijau. Dan ia masuk putih dan si putih diserpih-serpih jadi biru laut si putih, kuning emas si putih, coklattanah si putih, kelaburambut si putih dan ribuan serat nuansa tanpa nama.
Katanya ia pernah menyusup Merah dan merah ia kelupas jadi cokelat, putih, kuning, dan beberapa golongan minoritas warna lainnya. Konon ia pernah masuk Hijau dan hijau ia sayat-sayat hingga jadi birunya hijau, kuningnya hijau, putihnya hijau, bahkan cokelatnya hijau, bahkan juga hitampekatnya hijau. Dan ia masuk putih dan si putih diserpih-serpih jadi biru laut si putih, kuning emas si putih, coklattanah si putih, kelaburambut si putih dan ribuan serat nuansa tanpa nama.
Friday, May 28, 2021
Puisi-Puisi Dharmadi
kompas.com
SAJAK BATU
-medy lukito-
batu dalam basah embun
di dasar kali di musim kemarau
sambil mencucup cahaya pagi
bergumam sendiri; “engkau beri
aku enerji”
SAJAK BATU
-medy lukito-
batu dalam basah embun
di dasar kali di musim kemarau
sambil mencucup cahaya pagi
bergumam sendiri; “engkau beri
aku enerji”
Friday, May 21, 2021
Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono
Kompas, 4 Juni 2012
The Rest Is Silence
Hamlet, William Shakespeare
/1/
Apakah kau percaya
pada arwah gentayangan
yang ada dan tiada
di sekitar istana? Apakah kau percaya
The Rest Is Silence
Hamlet, William Shakespeare
/1/
Apakah kau percaya
pada arwah gentayangan
yang ada dan tiada
di sekitar istana? Apakah kau percaya
Wednesday, May 5, 2021
BALADA JALA SUTA
Nurel Javissyarqi
(Ia bernama Jala Suta, kata legenda;
lahirnya dikala kedua orang tuanya mengarungi selat Sunda.
Gelombang saksi upacara suci, matahari puncak kedewasaan,
sedang warna perak rembulan, menemani renungannya.
Sementara bintang-gemintang ia petik bagi pelajaran).
(Ia bernama Jala Suta, kata legenda;
lahirnya dikala kedua orang tuanya mengarungi selat Sunda.
Gelombang saksi upacara suci, matahari puncak kedewasaan,
sedang warna perak rembulan, menemani renungannya.
Sementara bintang-gemintang ia petik bagi pelajaran).
Tuesday, April 20, 2021
Karnaval Ingatan
Rozi Kembara
Horison OnlineTidak ada yang benar-benar terusir dalam seluruh percakapan kita
Juga kenangan yang bertahun-tahun bersikeras ingin dilupakan
Malam menyalakan lampu-lampu merkuri sepanjang jalan raya
Cahayanya seperti sebuah karnaval ingatan yang ramai
Dalam kepala kita
Sunday, February 14, 2021
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
suarapembaruan.com
Lembaran Pikiran
Menerjemahkan lembaran-lembaran pikiran
aku tak sanggup tutup angan berkepanjangan
setiap saat menjerat otak yang berputaran
seiring waktu terus berpacu menyeret cakrawala
ke hadapanku, pemandangan penuh pertaruhan
Lembaran Pikiran
Menerjemahkan lembaran-lembaran pikiran
aku tak sanggup tutup angan berkepanjangan
setiap saat menjerat otak yang berputaran
seiring waktu terus berpacu menyeret cakrawala
ke hadapanku, pemandangan penuh pertaruhan
Puisi-Puisi Evi Sukaesih
Ketika Senja
kemudian senja tenggelam
meninggalkan bayang terkenang
dan angin membelai mesra sepiku
seolah mengirim kata
: esok senja kan menggeliat di ujung barat
kemudian senja tenggelam
meninggalkan bayang terkenang
dan angin membelai mesra sepiku
seolah mengirim kata
: esok senja kan menggeliat di ujung barat
Puisi-Puisi Fadhila Ramadhona
lelaki penjual dongeng
sebagai apakah engkau akan mengunjungiku lagi?
seorang penari gelisah atau lelaki penjual dongeng
mungkin tak keduanya
tersebab lama kau tak singgah dengan wangian air tanah
pulang jadi dongeng, hari menjelma dongeng, kata seperti dongeng,
sunyi seumpama dongeng, dongeng menjadi lebih renta
sebagai apakah engkau akan mengunjungiku lagi?
seorang penari gelisah atau lelaki penjual dongeng
mungkin tak keduanya
tersebab lama kau tak singgah dengan wangian air tanah
pulang jadi dongeng, hari menjelma dongeng, kata seperti dongeng,
sunyi seumpama dongeng, dongeng menjadi lebih renta
Puisi-Puisi Fina Sato
Mungkin Aku Lupa Menghitung Kisah
: buat Rosadi
mungkin aku lupa menghitung kisah
menjadi sejarah pada awal perjalananmu
aku mengiris sungai dan batubatu hitam
yang semaikan suka duka pada akhir
malam sesak kelam
: buat Rosadi
mungkin aku lupa menghitung kisah
menjadi sejarah pada awal perjalananmu
aku mengiris sungai dan batubatu hitam
yang semaikan suka duka pada akhir
malam sesak kelam
Sunday, February 7, 2021
Delapan Puisi Karya Charles Bukowski
Penerjemah: Lutfi Mardiansyah *
DORONGAN ANGGUR
ini satu lagi puisi tentang jam 2 pagi dan bagaimana aku masih saja diam di depan
mesin tik mendengarkan radio dan mengisap cerutu bagus.
jahanam, aku tidak tahu, kadang aku merasa seperti Van Gogh atau Faulkner
atau,
DORONGAN ANGGUR
ini satu lagi puisi tentang jam 2 pagi dan bagaimana aku masih saja diam di depan
mesin tik mendengarkan radio dan mengisap cerutu bagus.
jahanam, aku tidak tahu, kadang aku merasa seperti Van Gogh atau Faulkner
atau,
Subscribe to:
Posts (Atom)
A Kholiq Arif
A. Anzieb
A. Muttaqin
A. Rodhi Murtadho
A. Syauqi Sumbawi
A.P. Edi Atmaja
A'yat Khalili
Abdul Hadi WM
Abdul Kadir Ibrahim
Abdul Kirno Tanda
Abdullah Harahap
Acep Zamzam Noor
Adi Toha
Adrian Balu
Afri Meldam
Afrizal Malna
Aguk Irawan MN
Agus B. Harianto
Agus Dermawan T.
Agus Hernawan
Agus R. Sarjono
Agus R. Subagyo
Agus Sri Danardana
Agus Sulton
Agus Sunyoto
Agusri Junaidi
Ahid Hidayat
Ahmad Baedowi
Ahmad Farid Yahya
Ahmad Fatoni
Ahmad Khadafi
Ahmad Muchlish Amrin
Ahmad Muhli Junaidi
Ahmad Syubbanuddin Alwy
Ahmad Tohari
Ahmadun Yosi Herfanda
Ajip Rosidi
Akhmad Sekhu
Alex R. Nainggolan
Ali Audah
Alunk Estohank
Amien Kamil
Amien Wangsitalaja
Amir Hamzah
Ana Mustamin
Anam Rahus
Andari Karina Anom
Andi Achdian
Andra Nur Oktaviani
Anindita S Thayf
Anton Kurnia
Anton Kurniawan
Apresiasi Sastra (APSAS)
Aprinus Salam
Arafat Nur
Arie MP Tamba
Arif Bagus Prasetyo
Arif Hidayat
Arman A.Z.
Aryadi Mellas
AS Laksana
Asarpin
Asep Sambodja
Asrul Sani
Astree Hawa
Awalludin GD Mualif
Aziz Abdul Ngashim
Badaruddin Amir
Balada
Bambang Darto
Bamby Cahyadi
Bandung Mawardi
Beni Setia
Benny Arnas
Berita
Berita Duka
Bernando J. Sujibto
Binhad Nurrohmat
Bobby Gunawan
Budi Darma
Bustan Basir Maras
Cak Sariban
Catatan
Cerbung
Cerpen
Chairil Anwar
Christine Hakim
Cinta Laura Kiehl
Daisy Priyanti
Damhuri Muhammad
Dandy Bayu Bramasta
Dani Sukma Agus Setiawan
Daniel Dhakidae
Dea Anugrah
Dedy Tri Riyadi
Deni Jazuli
Denny JA
Denny Mizhar
Dewi Rina Cahyani
Dharmadi
Dhenok Kristianti
Dian Wahyu Kusuma
Dick Hartoko
Djajus Pete
Djoko Pitono
Djoko Saryono
Donny Anggoro
Dwi Fitria
Dwi Klik Santosa
Dwi Pranoto
Eduard Tambunan
Edy Firmansyah
Eka Budianta
Eka Fendri Putra
Eka Kurniawan
Eko Faizin
Eko Nuryono
Emha Ainun Nadjib
Enda Menzies
Endang Susanti Rustamadji
Erwin Setia
Esai
Esha Tegar Putra
Evi Idawati
Evi Sukaesih
F. Rahardi
Fadhila Ramadhona
Fadly Rahman
Fahrudin Nasrulloh
Fairuzul Mumtaz
Faisal Fathur
Faisal Kamandobat
Fajar Alayubi
Farid Gaban
Fariz al-Nizar
Fatah Anshori
Fatah Yasin Noor
Fathurrozak
Faza Bina Al-Alim
Feby Indirani
Felix K. Nesi
Fian Firatmaja
Fina Sato
Fitri
Franz Kafka
Goenawan Mohamad
Gola Gong
Grathia Pitaloka
Gunawan Budi Susanto
Gunoto Saparie
Gus Martin
Hairus Salim
Hamdy Salad
Happy Salma
Hardi Hamzah
Hardjono WS
Hary B Kori’un
Hasan Aspahani
Hasif Amini
HB Jassin
Hendy Pratama
Henry Nurcahyo
Herman Syahara
Hernadi Tanzil
Heru Nugroho
Holy Adib
Hudan Hidayat
Hudan Nur
I Gusti Ngurah Made Agung
Iberamsyah Barbary
Ida Fitri
IDG Windhu Sancaya
Idrus
Ignas Kleden
Ilham
Imam Muhayat
Imam Nawawi
Imamuddin SA
Iman Budhi Santosa
Imelda Bachtiar
Imron Rosyid
Imron Tohari
Indonesia O’Galelano
Indra Tjahyadi
Indra Tranggono
Indria Pamuhapsari
Indrian Koto
Inung AS
Irwan Kelana
Isbedy Stiawan ZS
Iva Titin Shovia
Iwan Nurdaya-Djafar
Iwan Simatupang
Jabbar Abdullah
Jakob Oetama
Jakob Sumardjo
Jalaluddin Rakhmat
Jaleswari Pramodhawardani
James Joyce
Jansen H. Sinamo
Januardi Husin
Jauhari Zailani
JJ. Kusni
John H. McGlynn
Joko Budhiarto
Joko Pinurbo
Joni Ariadinata
Juan Kromen
Junaidi Khab
Kahfie Nazaruddin
Kamajaya Al. Katuuk
Khansa Arifah Adila
Kho Ping Hoo
Khoirul Abidin
Ki Supriyoko
Kiagus Wahyudi
Kitab Para Malaikat
Knut Hamsun
Koh Young Hun
Kritik Sastra
Kucing Oren
Kunni Masrohanti
Kurniawan
Kuswinarto
L.K. Ara
Laksmi Shitaresmi
Lan Fang
Landung Rusyanto Simatupang
Latief S. Nugraha
Leo Tolstoy
Lesbumi Yogyakarta
Levi Silalahi
Linda Sarmili
Lukisan
Lutfi Mardiansyah
M Shoim Anwar
M. Aan Mansyur
M. Abdullah Badri
M. Adnan Amal
M. Faizi
M.D. Atmaja
Mahamuda
Mahmud Jauhari Ali
Mahwi Air Tawar
Makmur Dimila
Malkan Junaidi
Maman S. Mahayana
Mardi Luhung
Marhalim Zaini
Marianne Katoppo
Mario F. Lawi
Maroeli Simbolon
Mashuri
Max Arifin
MB. Wijaksana
Melani Budianta
Mohammad Yamin
Muhammad Ainun Nadjib
Muhammad Muhibbuddin
Muhammad Subarkah
Muhammad Yasir
Mulyadi SA
Munawir Aziz
Mustamin Almandary
Mustiar AR
Musyafak Timur Banua
Myra Sidharta
Nara Ahirullah
Naskah Teater
Nawal el Saadawi
Niduparas Erlang
Nikita Mirzani
Nirwan Ahmad Arsuka
Nizar Qabbani
Nurel Javissyarqi
Nurul Anam
Nurur Rokhmah Bintari
Oka Rusmini
Onghokham
Otto Sukatno CR
Pakcik Ahmad
Pameran
Parakitri T. Simbolon
Pattimura
Pentigraf
Peter Handke
Petrik Matanasi
Pramoedya Ananta Toer
Prima Sulistya
Priyo Suwarno
Prosa
Puisi
Purwanto
Pustaka Ilalang
PUstaka puJAngga
Putu Fajar Arcana
Putu Wijaya
R Sutandya Yudha Khaidar
R. Ng. Ronggowarsito
R. Timur Budi Raja
Rachmad Djoko Pradopo
Radhar Panca Dahana
Raedu Basha
Rahmat Sutandya Yudhanto
Rakai Lukman
Rakhmat Giryadi
Rama Prabu
Rama Prambudhi Dikimara
Ramadhan KH
Rambuana
Ranang Aji SP
Ratih Kumala
Ratna Ajeng Tejomukti
Raudal Tanjung Banua
Raymond Samuel
Reko Alum
Remmy Novaris DM
Remy Sylado
Resensi
Rey Baliate
Ribut Wijoto
Riduan Situmorang
Rikard Diku
Riki Dhamparan Putra
Riri Satria
Rizki Alfi Syahril
Robert Adhi KS
Roland Barthes
Ronggowarsito
Rony Agustinus
Royyan Julian
Rozi Kembara
Rumah Kreatif Suku Seni Riau (RK – SSR)
Rusdy Nurdiansyah
Rusydi Zamzami
S. Arimba
S. Jai
Sabrank Suparno
Safar Nurhan
Sajak
Samsul Anam
Santi T.
Sapardi Djoko Damono
Sari Novita
Sarworo Sp
Sasti Gotama
Sastra Luar Pulau
Satmoko Budi Santoso
Saut Situmorang
Sejarah
Sekar Sari Indah Cahyani
Selendang Sulaiman
Seni Rupa
Seno Gumira Ajidarma
Seno Joko Suyono
Setiyardi
Sigit Susanto
Sihar Ramses Simatupang
Siti Sa’adah
Sitok Srengenge
Siwi Dwi Saputro
Sobih Adnan
Soegiharto
Sofyan RH. Zaid
Sonia
Sosiawan Leak
Sovian Lawendatu
Sri Wintala Achmad
Stephen Barber
Subagio Sastrowardoyo
Sugito Ha Es
Sukron Ma’mun
Sumargono SN
Sunaryono Basuki Ks
Sunlie Thomas Alexander
Sunu Wasono
Surya Lesmana
Suryadi
Suryanto Sastroatmodjo
Sutardji Calzoum Bachri
Sutejo
Syaifuddin Gani
T. Sandi Situmorang
Tatan Daniel
Taufik Ikram Jamil
Taufiq Ismail
Taufiq Wr. Hidayat
Teater Eska
Teguh Afandi
Teguh Ranusastra Asmara
Teguh Winarsho AS
Tengsoe Tjahjono
Theresia Purbandini
Toeti Heraty
Tri Umi Sumartyarini
Ulfatin Ch
Umbu Landu Paranggi
Usman Arrumy
Wahyu Dhyatmika
Wahyu Hidayat
Wawancara
Wayan Jengki Sunarta
Welly Kuswanto
Wicaksono Adi
Willem B Berybe
WS. Rendra
Y.B. Mangunwijaya
Yohanes Sehandi
Yudhistira ANM Massardi
Yukio Mishima
Yusi A. Pareanom
Zainal Arifin Thoha
Zehan Zareez
Zen Rachmat Sugito
Zeynita Gibbons
Zulfikar Akbar