Teater Indonesia tak bisa diukur dengan metode standar kebanyakan ukuran yang umum dan normatif saja. Teater Indonesia bukan hanya urusan statistik ataupun logika matematika yang dangkal yang coba diterapkan sekedar untuk mengajukan anggaran pembinaan ataupun ajuan proyek atas nama kesenian.
Wahyaning wahyu tumelung, tulus tan kena tinegor (wirid hidayat jati, R.Ng. Ronggowarsito)
Sunday, August 15, 2021
Teater Indonesia, Apa Masih Punya Masa Depan?!
Teater Indonesia tak bisa diukur dengan metode standar kebanyakan ukuran yang umum dan normatif saja. Teater Indonesia bukan hanya urusan statistik ataupun logika matematika yang dangkal yang coba diterapkan sekedar untuk mengajukan anggaran pembinaan ataupun ajuan proyek atas nama kesenian.
Saturday, November 7, 2020
Sajak-Sajak Amien Kamil
TENTANG WAKTU
Panorama senjakala begitu muram
angkasa tersaput awan kelabu
usia melaju dipagut waktu.
Monday, September 21, 2020
Sandiwara Tak Akan Pernah Usai
Amien Kamil *
1.
H minus 8. Temperatur belum menentu, ada nada dasar yang harus dimainkan. Entrance, sesuai takaran dan emosi ruang tengah menancap ke presisi dan hindari polusi. Panggung seperti dunia yang terpusat dalam dirimu, memuai menebarkan aroma dan tercetak dalam kepalamu.
Thursday, September 3, 2020
Thursday, August 27, 2020
Belajar (Lagi) Pada Kata
Amien Kamil
Dari segala macam pengalaman puitik, aku teringat pada apa yang dikatakan oleh karakter John Keating yang dimainkan dengan sangat apik sekali oleh Robin Williams dalam film “Dead Poet Society”, sebuah film Amerika produksi 1989. Adegannya di dalam kelas. Ia bercerita tentang seorang pengajar bahasa inggris di sebuah sekolah khusus laki laki pada era 1950-an yang memberi inspirasi pada murid-muridnya untuk selalu membuat perubahan dalam hidup mereka dan mengajak mereka untuk selalu tertarik dan mencintai puisi. Ia bilang;