Yohanes Sehandi **
Seseorang yang ingin mengabdikan diri dalam dunia kritik sastra, harus
memiliki bekal yang cukup dan memadai agar karya kritik yang dihasilkan bermutu
dan berwibawa. Dunia kritik sastra adalah dunia cendekia berolah sastra yang
bergengsi, jalur bersastra tingkat tinggi. Jadi, harus bermutu dan berwibawa.
Bekal yang cukup dan memadai itu, antara lain sudah terbiasa membaca banyak
karya sastra dengan berbagai genre-nya, membaca banyak kritik sastra dari para
kritikus sastra lain, berpikir kritis dan kreatif, menguasai sejumlah teori dan
metode kritik sastra. Seorang kritikus juga tidak hanya memiliki bekal cukup
dalam bidang literer (berkaitan dengan sastra), tetapi juga dalam bidang
non-literer (dengan aspek kehidupan lainnya).